Diriwayatkan bahwa di zaman dahulu ada seorang raja merasa bangga dengan banyaknya harta , tentara dan pembantu yang dimilikinya.suatu hari ia rekreasi diiringi para tentara dan pembantunya ketempat peristirahatannya.ditengah jalan ia dicegat oleh malaikat maut dalam wujud seseorang lelaki berbaju kumal berambut kusut.
"Berhentilah !" kata Malaikat Maut kepada iring-iringan raja.
"Aku hendak berbicara dengan raja."katanya.
"Hari ini raja tidak mau berbicara kepada siapapun juga kepadamu." kata tentara sambil menghalanginya menghadap raja.
Melihat mereka terus menghalanginya,ia mengaku bahwa ia adalah Malaikat Maut sambil terus berjalan menghadap raja.
"Aku adalah Malaikat Maut yang datang untuk mencabut nyawamu." katanya kepada raja.
Tubuh raja gemetaran karena takut.Ia berkata " Berilah aku waktu sampai aku pulang kerumahku.akan ku kumpulkan harta,keluarga,tentara dan para pembantuku.Akan ku caci maki mereka karena telah menghalangiku dari mempersiapkan diri menyambutmu dan karena telahmelalaikanku dari urusan akhirat dan kewajibanku terhadap tuhanku."
"Ooooh...,tidak mungkin itu !" kata Malaikat Maut sambil mencabut nyawanya.Raja itupun tersungkur dari kudanya dan mati.
Dalam kisah lain,Malaikat Maut menemui seorang lelaki shaleh.
" Assalamu 'alaikum." ucap Malaikat.
"Wa 'alaikum salam." jawab lelaki shaleh itu. " siapa anda?"
"Aku malaikat Maut datang untuk mencabut nyawamu."
"ahlan wa sahlan,pucuk dicinta ulampun tiba,Alhamdulillah." kata lelaki shaleh itu dengan gembira. "cepat cabut nyawaku agar aku dapat melepas beban dari kepalaku.Aku telah lama menunggumu."
"Mungkin kau hendak menemui keluargamu karena aku diperintahkan untuk memberimu waktu ?"
"Aku tidak punya keperluan terhadap mereka,cepat laksanakan tugasmu,aku ingin melihat bidadari,istana dan kedudukan yang telah disediakan Allah untukku."
Malaikat Maut pun segera mencabut nyawanya karena kasihan kepadanya dan ia pun meninggal dalam keadaan siap menghadap Allah Azza Wa Jalla.
"Berhentilah !" kata Malaikat Maut kepada iring-iringan raja.
"Aku hendak berbicara dengan raja."katanya.
"Hari ini raja tidak mau berbicara kepada siapapun juga kepadamu." kata tentara sambil menghalanginya menghadap raja.
Melihat mereka terus menghalanginya,ia mengaku bahwa ia adalah Malaikat Maut sambil terus berjalan menghadap raja.
"Aku adalah Malaikat Maut yang datang untuk mencabut nyawamu." katanya kepada raja.
Tubuh raja gemetaran karena takut.Ia berkata " Berilah aku waktu sampai aku pulang kerumahku.akan ku kumpulkan harta,keluarga,tentara dan para pembantuku.Akan ku caci maki mereka karena telah menghalangiku dari mempersiapkan diri menyambutmu dan karena telahmelalaikanku dari urusan akhirat dan kewajibanku terhadap tuhanku."
"Ooooh...,tidak mungkin itu !" kata Malaikat Maut sambil mencabut nyawanya.Raja itupun tersungkur dari kudanya dan mati.
Dalam kisah lain,Malaikat Maut menemui seorang lelaki shaleh.
" Assalamu 'alaikum." ucap Malaikat.
"Wa 'alaikum salam." jawab lelaki shaleh itu. " siapa anda?"
"Aku malaikat Maut datang untuk mencabut nyawamu."
"ahlan wa sahlan,pucuk dicinta ulampun tiba,Alhamdulillah." kata lelaki shaleh itu dengan gembira. "cepat cabut nyawaku agar aku dapat melepas beban dari kepalaku.Aku telah lama menunggumu."
"Mungkin kau hendak menemui keluargamu karena aku diperintahkan untuk memberimu waktu ?"
"Aku tidak punya keperluan terhadap mereka,cepat laksanakan tugasmu,aku ingin melihat bidadari,istana dan kedudukan yang telah disediakan Allah untukku."
Malaikat Maut pun segera mencabut nyawanya karena kasihan kepadanya dan ia pun meninggal dalam keadaan siap menghadap Allah Azza Wa Jalla.