Senin, 12 Maret 2012

Hadits 20: Milikilah Sifat Malu


HADITS KEDUA PULUH

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
[رواه البخاري ]
Terjemah hadits /     ترجمة الحديث :
Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al Anshary Al Badry radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah :  Jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka
(Riwayat Bukhori)
Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث :
1.     Malu merupakan tema yang telah disepakati oleh para nabi dan tidak terhapus ajarannya.
2.     Jika seseorang telah meninggalkan rasa malu, maka jangan harap lagi (kebaikan) darinya sedikitpun.
3.     Malu merupakan landasan akhlak mulia dan selalu bermuara kepada kebaikan. Siapa yang banyak malunya lebih banyak kebaikannya, dan siapa yang sedikit rasa malunya semakin sedikit kebaikannya.
4.     Rasa malu merupakan prilaku dan dapat dibentuk. Maka setiap orang yang memiliki tanggung jawab hendaknya memperhatikan bimbingan terhadap mereka yang menjadi tanggung jawabnya.
5.     Tidak ada rasa malu dalam mengajarkan hukum-hukum agama serta menuntut ilmu dan kebenaran . Allah ta’ala berfirman : “ Dan Allah tidak malu dari kebenaran “ (33 : 53).
6.     Diantara manfaat rasa malu adalah  ‘Iffah (menjaga diri dari perbuatan tercela) dan Wafa’ (menepati janji)
7.     Rasa malu merupakan cabang iman yang wajib diwujudkan.
Translate hadith /     ترجمة الحديث :
Abu Mas'ud Al Anshary Uqbah bin Amr Al Badry radhiallahuanhu he said: The Messenger shollallohu 'alaihi wa sallam said: Verily expressions have been those of his previous prophets was: If you feel no shame for they set what you like
(Reported Bukhori)
Studies found in the hadith / الفوائد من الحديث :
A. Shame is a theme that was agreed to by the prophets and not deleted his message.
Two. If someone has left a sense of shame, then do not expect more (good) the least of it.
Three. Shame is a platform with high morals and always meets the good.Who passed over more benefits, and who some feel ashamed fewer benefits.
4. The behavior of embarrassment and can be formed. So each person should have responsibility for their attention to the guidance and responsibilities.
Five. There is no shame in the teaching of religious laws and to seek knowledge and truth. Allah Ta'ala says: "And God is not ashamed of the truth" (33: 53).
6. Among the benefits of shame is 'Iffah (keep away from the unsavory deeds) and Wafa' (keeping promises)
7. Shame is a branch of faith that must be established.