Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh
...." HUJAN "...
Sungguh disayangkan sekali,setiap orang mengetahui
bahwa Hujan merupakan nikmat dari ALLOH SWT.
Namun ketika turun hujan dirasa mengganggu aktifitasnya,
timbullah kata-kata Celaan,misal:"aduh hujan,hujan lagi,,
hujan lagi,.."sial..hujan lagi"dan lain-lain.
perlu kita ketahui setiap seseorang yang mengucapkan apa
yang diucapkannya,baik yang bernilai dosa,atau yang tidak
bernilai dosa dan pahala,semuanya akan masuk dalam
catatan malaikat,ALLOH SWT berfirman:
"Tiada suatu ucapanpun yng diucapkan melainkan
ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir"(QS.Qoof:18)
Oleh karena itu para sahabatku semua berhati-hatilah dalam ucapan.
Rosululloh saw pun bersabda:"Sesungguhnya ada seorang hamba
berbicara suatu perkataan yang tidak dia pikirkan,lalu ALLOH SWT,
mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu,dan ada juga
seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat
ALLOH SWT murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia
dilemparkan ke dalam neraka jahanam."
Rosululloh saw,telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan
mahkluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam,
jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai,
Beliau Rosululloh saw,melarang kita mencela waktu dan angin,
karna kedua mahkluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa,
ALLOH SWT berfirman:
"Manusia menyakiti aku,dia mencaci masa(waktu)padahal aku
adalah pemilik dan pengatur masa,akulah yang mengatur malam dan
siang silih berganti"
Rosululloh saw juga bersabda:"janganlah kamu mencaci maki angin"
dari dalil2 diatas terlihat bahwa mencaci maki masa(waktu)dan angin
juga hujan adalah sesuatu yang dilarang.
intinya saudara-saudariku semua,siapapun mencela hujan sama juga
mencela Pencipta hujan tersebut yakni ALLOH SWT.
dan ini menunjukan bahwa sifat ketidak sabaran ada pada
seseorang yang mencela tersebut,
sudah seharusnya lisan ini dijaga,jangan sampai kita mengeluarkan
kata-kata yang dapat membuat ALLOH SWT murka..!!
semestinya yang dilakukan saat hujan turun adalah perbanyak bersyukur
kepadaNYA,sebagaimana kita telah diberi nikmat,rejeki,yang berlimpah
yang tidak ternilai harganya,seperti halnya nikmat,merasa,berjalan,
melihat,dan lain-lainya,yang telah melekat dalam tubuh kita.
sekian terima kasih..
semoga bermanfaat,salam santun
keep istiqamah..
Wassalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh..
" ARS "
...." HUJAN "...
Sungguh disayangkan sekali,setiap orang mengetahui
bahwa Hujan merupakan nikmat dari ALLOH SWT.
Namun ketika turun hujan dirasa mengganggu aktifitasnya,
timbullah kata-kata Celaan,misal:"aduh hujan,hujan lagi,,
hujan lagi,.."sial..hujan lagi"dan lain-lain.
perlu kita ketahui setiap seseorang yang mengucapkan apa
yang diucapkannya,baik yang bernilai dosa,atau yang tidak
bernilai dosa dan pahala,semuanya akan masuk dalam
catatan malaikat,ALLOH SWT berfirman:
"Tiada suatu ucapanpun yng diucapkan melainkan
ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir"(QS.Qoof:18)
Oleh karena itu para sahabatku semua berhati-hatilah dalam ucapan.
Rosululloh saw pun bersabda:"Sesungguhnya ada seorang hamba
berbicara suatu perkataan yang tidak dia pikirkan,lalu ALLOH SWT,
mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu,dan ada juga
seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat
ALLOH SWT murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia
dilemparkan ke dalam neraka jahanam."
Rosululloh saw,telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan
mahkluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam,
jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai,
Beliau Rosululloh saw,melarang kita mencela waktu dan angin,
karna kedua mahkluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa,
ALLOH SWT berfirman:
"Manusia menyakiti aku,dia mencaci masa(waktu)padahal aku
adalah pemilik dan pengatur masa,akulah yang mengatur malam dan
siang silih berganti"
Rosululloh saw juga bersabda:"janganlah kamu mencaci maki angin"
dari dalil2 diatas terlihat bahwa mencaci maki masa(waktu)dan angin
juga hujan adalah sesuatu yang dilarang.
intinya saudara-saudariku semua,siapapun mencela hujan sama juga
mencela Pencipta hujan tersebut yakni ALLOH SWT.
dan ini menunjukan bahwa sifat ketidak sabaran ada pada
seseorang yang mencela tersebut,
sudah seharusnya lisan ini dijaga,jangan sampai kita mengeluarkan
kata-kata yang dapat membuat ALLOH SWT murka..!!
semestinya yang dilakukan saat hujan turun adalah perbanyak bersyukur
kepadaNYA,sebagaimana kita telah diberi nikmat,rejeki,yang berlimpah
yang tidak ternilai harganya,seperti halnya nikmat,merasa,berjalan,
melihat,dan lain-lainya,yang telah melekat dalam tubuh kita.
sekian terima kasih..
semoga bermanfaat,salam santun
keep istiqamah..
Wassalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh..
" ARS "