Rabu, 14 Maret 2012

Shalat Mensucikan Jiwa

Shalat Mensucikan Jiwa


Sesungguhnya shalat yang dikerjakan dengan penuh penghayatan dapat mensucikan jiwa dari berbagai noda dan dosa. Hal ini karena ketika melaksanakan shalat kita membaca dan menghayati Al-Qur’an, dzikir , istighfar, tasbih, tahmid, tahlil,takbir dan do’a-do’a yang lain. 
Amalan ini jika dibaca terus menerus , dihayati dan menghadirkan hati maka kotoran hati diharapkan dapat terkikis dan akhirnya lenyap. Dalam hal ini Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :

“ Sesungguhnya shalat itu ibarat sungai yang berada di samping pintu ( rumah ) seseorang yang airnya banyak dan bening, dan penghuninya setiap hari mandi lima kali. Apakah kalian melihat ada kotoran yang tersisa?’” ( HR. Ahmad ).

Pada dasarnya penyakit dan kotoran hati banyak ragamnya. 
Diantaranya; perbuatan maksiat, bersikap negatif terhadap orang lain seperti dengki, keras hati, benci, sombong , suka menggunjing, mengadu domba, menghina, mencaci, mengumpat dan perbuatan tercela lainnya. 
Semua kotoran hati ini jka menempel pada diri seseorang akan menjadi manusia yang bermasalah , yang tidak diridhai Allah dan menimbulkan kerugian bagi orang lain. 
Maka cara untuk membersihkan kotoran ini adalah dengan shalat , dzikir dan istighfar disertai keteguhan hati untuk meninggalkan perbuatan tercela tersebut. 
Saudaraku..mari kita renungkan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berikut ini :

“Seorang mukmin jika berbuat satu dosa, maka ternodalah hatinya dengan satu noktah berwarna hitam. Jika dia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, hatinya akan kembali jernih. Jika dosanya itu bertambah-tambah, noktah hitam itupun turut bertambah hingga menutupi hatinya. Maka itulah karat yang disebut Allah dalam Al-Quran. “(H.R. At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Baihaqi).


Saudaraku..seringkali kita sudah banyak melakukan shalat, dzikir dan istighfar namun tidak sampai menembus relung hati dan tidak menimbulkan perubahan perilaku karena amalan tersebut tidak dihayati dengan baik. 
Maka sebisa mungkin ketika kita sedang shalat atau dzikir hayati dengan baik bacaan dan maknanya agar kita temukan jiwa yang bersih nan damai.