Sabtu, 17 Maret 2012

Ujian Agar Kita Kembali..


Ujian Agar Kita Kembali..

Semua ujian dalam bentuk kenikmatan maupun dalam bentuk kesusahan, kedua-duanya menjurus kepada satu wadah yang sama, yaitu agar kita kembali pada Ilahi. Diberi kenikmatan agar kita makin menambah amal kebaikan, diberi kesusahan untuk kita diperingatkan dari kelalaian. Ini yang seharusnya kita renungkan bahwa ujian yang diberikan, harusnya menambah kita kembali kepada Allah SWT,bukan dengan ujian itu kita makin jauh dari-Nya.

"Dan Kami bagi bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak sedemikian. Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)."[QS al-A'raf, 7:168]

Agar kita kembali kepada kebenaran. Banyak kita lihat manusia ketika diuji dengan nikmat kenikmatan, lalu kembali ke jalan kebatilan. Banyak juga kita lihat manusia ketika diuji dengan perih kesusahan, lalu kembali juga ke jalan pendustaan. Semua ini berlaku ketika tidak didasari dengan kesabaran dan tidak dikawal dengan keimanan.

Dalam arena dakwah sendiri, banyak ketika diuji sedikit dengan kesusahan, bukan bahkan makin melaju ke jalan kebenaran, bahkan makin menjauh dan keluar dalam landasan perjuangan. Tidak kurang juga ketika diuji dengan kenikmatan, destinasi sama juga yang dia tuju, bukan makin berlari di jalur kebenaran, tapi juga makin menyimpang ke arah kebatilan.

"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali)."[QS al-Baqarah, 2:156]

Mari saudaraku semua umat Islam, pastikan segala ujian yang diberikan kepada kita membuat kita kembali kepada kebenaran, makin mendekat kepada ketakwaan dan makin menambah keimanan. InsyaAllah marilah kita sentiasa saling mendoakan sesama umat Islam agar diampunkan dosa-dosa kita yang lalu , agar sentiasa kita dibimbing Allah di jalan yang diridhoi-Nya bukan jalan dimurkai-Nya, agar kejayaan umat Islam bersama kita akan perjuangkan bukan malah menghalanginya dan agar kita ditempatkan di tempat kembali yang paling baik (syurga) dan bukannya tempat kembali yang paling buruk (neraka).

Aamiin Ya Mujib, Ya Hadid, Ya Rahman Ya Rahim...